Kamis, 06 Februari 2014
IBU-IBU SPP MIANAS BANGGA MENERIMA BANTUAN SPP PERGULIRAN DARI PNPM-MPd UPK BATUAH KECAMATAN MANDOR
Proses Perguliran spp di Upk Batuah Kecamatan Mandor di laksanakan pada bulan November 2013, mulai dilakukan musyawarah Desa khusus perempuan (MDKP) di 17 desa di kecamatan mandor. Kemudian pendampingan fasilitator (Kaverius Rumpas)melakukan ist singkat bersama UPK, PL dan KPMD desa Tim penulis usulan desa. cara membuat proposal kelompok secara mandiri.
verifikasi dikecamatan. Setelah di identifikasi calon tim verifikasi dikecamatan dan tim faskab kabupaten baru dilakukan pemilihan tim verifikasi, dan terpilih sebagai ketua tim verifikasi adalah Mursidin Kicin, S.Th. Seketaris Sri Purwanti, anggota Herkulanus, D.Husen. dan Katarina. Setelah proposal kelompok diterima di UPK lalu dilakukan pelatihan singkat untuk tim verifikasi agar tim verifikasi memahami mekanisme verifikasi dan kelayakan usulan kelompok spp. .Selesai tahapan penulis usulan kemudian dilakukan penjaringan ditingkat kecamatan untuk pemilihan tim verifikasi atau pembentukan tim Selama kurang lebih tiga minggu tim verifikasi turun kedesa untuk memastikan usulan kelompok, untuk menghindari adanya kelompok dadakan, kelompok piktif alias atas nama dong. Disela- sela pendampingan FK bersama Tim Verifikasi selalu mewanti-wanti kelompok desa jangan ada kelompok piktif dan kelompok dadakan, karena akan menjadi patal setelah kelompok dinyatakan layak dan mendapat bantuan program. Setelh dilakukan Verifikasi melalui rapat rekomendasi akhir unuk kelayakan dan dilanjutkan rapat tim pendanaan
Kecamatan Mandor beberapa catatan dari tim pendanaan sebelum dilakukan penetapan memninta wakil dari desa masing masing untuk memberikan masukan terhadap kelompok spp didesanya, karena mereka lebih tahu tentang kondisi kelompok dan permasalahannya. Bapak Camat Mandor Ursus,SH.MH selaku pembina juga hadir dalam penetapan pendanaan perguliran ke –VIII beliau banyak menitip pesan supaya pembinaan kelompok spp layaknya kita merawat diri sendiri supaya tetap bugar dan tampil prima. Singkatnya Tahapan perguliran adalah : TAHAPAN PERGULIRAN DI UPK BATUAH MANDOR
1.RAPB UPK sebagai pedoman perguliran
2.,Identifikasi target pengembalian Kelompok spp
3. Melakukan MDKP perguliran./ penjaringan kelompok spp
4.UPK melakukan identifikasi riwayat pinjaman kelompok
5. Proposal sebagai acuan tim verifikasi kekelompok
6. Hasil proposal diverifikasi di kecamatan FK dan dilanjutkan ke Faskab
7. Tahapan verifikasi
8. Rapat rekomendasi akhir tim verifikasi layak dan tidak layak usulan
9. Penetapan pendanaan oleh tim pendanaan di kecamatan
10. Keluar Surat Penetapan Camat terkait pagu dana perguliran
11. UPK menyiapkan administrasi SPK, Kartu kredit dan RKK kelompok
12. Penyaluran spp ke manfaat di desa.
Tahapan perguliran spp disampaikan oleh FK sebagai penguatan kekelompok agar memahami mekanisme pergulira pada saat penyaluran spp perguliran di desa Sumsum. Selain itu juga Kepala desa Sumsum Daniel menyampaikan beberapa hal sebagai petuah dan arahan kekelompok agar PNPM dipelesetkan Pandai Nap Pandai Mulangan, yang artinya pandai minjam pandai ngembalikan. Dengan sigapnya KPMD pak likim membacakan sebanyak sepuluh kelompok dengan totoal pinjaman sebesar Rp.165,000,000,- (Seratus enam puluh lima Juta rupiah) telah disalurkan denagan , membaca SPK (Surat Perjanjian Kredit) dibacakan oleh Sektaris UPK Marcelus Ronal,SE . Kemudian spk dibacakan dihadapan para anggota kelompok diterima secara sadar dari butir ayat per ayat perjanjian keredit. Lalu dilakukan proses penyaluran kekelompok penerima manfaat.
Kemudian Proses penyaluran dari upk ke tpk disaksikan oleh Kepala desa dan penerima manfaat. Ujud dari Transfransi dan akuntabilitas yang selalu program suarakan kepada masyarakat agar dipahami dan dipertanggung jawaban kepada masyarakat. Adapun Aliu selaku Ketua TPK menyampaikan kepada kelompok agar kelompok mengembalikan tepat waktu dan kejar IPTW , walaupun TPK tidak mendapat opersional dari penyaluran saya merasa bangga jika kelompok mengembalikan tepat waktu demi nama desa kita. Setuju…………Setuju kata anggota kelompok spp dengan semangat.
Tidak terasa seharian waktu kegiatan penyaluran , sudah berlalu acara ditutup oleh kpmd selaku pembawa acara , kamipun akan pamit pulang mengingat perjalanan melintasi antar dusun sungguh baik hati kami disuguhi makanan dan minum oleh warga dusun mianas dengan sayur pucuk ubi dan terung rebus dan rebung rasanya enak sekali. Kamipun bersalaman banyak anggota spp mengucapkan terima kasih lain kali kunjungi kami lagi kata wek ica….diakhir penutup acara.
JALAN MENUJU DUSUN MIANAS BECEK DAN BERLOBANG
Nama Lengkap : Kaverius Rumpas
Mulai bertugas FK di PNPM 2009 lokasi tugas dikecamatan Mandor-Landak
Riwayat hidup :
Lahir dari latar belakang sebagai anak petani
Lahir 5 Januari 1970, tamat SD tahun 1983/1984, SMP tahun 1986/1987 dan SMA tahun 1990 dan D3 tahun 1994.
Punya istri satu Nella Wati Affra punya anak 6 bersaudara, perempan 3 laki-laki 3 orang. Maria Maysa Aurelia, Tresia Erika, Preti Renata, Frederik Justin, Cleancly Densta, Dominik Carlo
Pekerjan :
Tahun 1992 -1994 bekerja di Yayasan RBMU tahun 1994-1997 bekerja diapotik CV Antara sebagai stap Marketing, tahun 1997 hijrah ke bisnis farmasi sampai tahun 2000, tahun 2002-2007 sebagai guru di smp negri 4 Sungai Ambawang. Tahun 2008 bekerja di CU Lantang TIPO sebgai (POKTI)Stap Pelatihan tahun 2009 bekerja sebagai Fasilitator PNPM-MPd
Organisasi :
Tahun 1994-1997 Organisasi kepemudaan katolik , tahun 2001-2004 pengurus partai PDIP PAC Sungai Ambawang. Tahun 2011-2013 Organisasi Gereja Sebagai Seksi Kerawam.
Pengabdian yang paling utama pendampingan masyarakat (PNPM-MP)
MOTO : “HIDUP BERMASYARAKAT BERMANFAAN DAN BERMARTABAT”
Minggu, 19 Januari 2014
Meningkatkan Fungsi Papan Informasi
Landak - Papan Informasi (PI) merupakan media penyebarluasan informasi berbagai kegiatan desa dan pembangunan di desa, dengan tujuan agar masyarakat bisa mengetahui semua kegiatan PNPM MPd yang berlangsung di desanya, termasuk kemajuan kegiatan atau masalah, hingga laporan penggunaan dana. selain itu, PI merupakan media pembelajaran ‘keterbukaan’ dan pertanggung-jawaban dalam proses kegiatan pembangunan pada masyarakat bahkan PI bisa difungsikan sebagi media pencerahan bagi masyarakat.
Setiap desa minimal harus memiliki sebuah PI. Agar dapat dilihat oleh sebanyak-banyaknya warga desa, maka PI harus ditempatkan di lokasi umum yang strategis, namun aman dari gangguan cuaca dan ulah tangan-tangan jahil misalnya di balai desa, pasar, pos ojek, pos kampling, dan lain-lain. Terkait dengan hal itu pengadaan Papan Informasi harus direncanakan dan dikelola dengan baik oleh masyarakat untuk kepentingan masyarakat juga.
Di beberapa desa, pemanfaatan PI sebagai media sosialisasi ternyata cukup efektif. Ada warga yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal program akhirnya mengetahuinya, karena tidak sengaja melewati PI. Dari nomor kontak dan alamat KPMD/ Fasilitator, banyak warga yang meminta penjelasan tambahan dan kemudian menjadi pemanfaat kegiatan program. Berkat inovasi informasi di PI, tingkat kehadiran warga dalam setiap forum musyawarah pun meningkat.
PI merupakan salah satu media informasi yang sederhana tapi efektif. Terkait fungsinya sebagai media pencerahan, PI bisa difungsikan sebagai majalah dinding (mading) yang memuat berbagai macam rublikasi tidak hanya memuat hal-hal terkait dengan PTO saja akan tetapi juga memuat artikel atau cerita-cerita membangun motivasi sebagi pencerahan masyarakat untuk berubah dari keterpurukan, misalnya kiat-kiat sukses usaha kue, berternak, dsb. Bahkan cerita atau gambar humor pun boleh dimuat asalkan tidak melanggar UU dan etika. PI juga boleh menampilkan iklan dari produk-produk kelompok.
Oleh sebab itu pemanfaatan PI yang efektif dengan memaksimalkan fungsi-fungsi yanga ada dengan sentuhan kreatifitas yang baik didukung penempatan PI yang representatif maka keberadaan PI sangat dibutuhkan masyarakat tidak hanya sebagai media informasi program saja akan tetapi keberadaannya membawa nuansa baru bagi masyarakat seperti halnya media koran, majalah bahkan televisi. SUMBER : http://pnpm-jatim.blogspot.com/
Langganan:
Komentar (Atom)





